Lensa 24

Tajam Merekam, Inspiratif Mengabarkan

Misteri Hilangnya Bocah 3 Tahun di Palembang Usai Pamit Jajan ke Warung Dekat Rumah

Bocah Hilang di Palembang bernama Muhammad Arcelio

sman24kabtangerang.sch.id – Bocah Hilang di Palembang menggemparkan warga Jalan KH Azhari, Lorong Semeru I, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II. Muhammad Arcelio (3) dilaporkan hilang secara misterius sejak Senin (2/3/2026) siang dan hingga kini belum ditemukan.

Kejadian bermula saat korban berpamitan kepada orang tuanya untuk membeli jajanan di warung yang terletak tidak jauh dari kediamannya. Namun, hingga keesokan harinya, Arcelio tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

Kronologi Bocah Hilang di Palembang, Muhammad Arcelio Menghilang

Ayah kandung korban, Rubi Sugara (38), menceritakan detik-detik sebelum putranya menghilang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan Rubi, Arcelio memang berniat pergi ke warung untuk jajan seperti biasanya.

Pihak keluarga sempat melakukan pengecekan mandiri melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area warung tersebut. Hasilnya menunjukkan keberadaan korban di lokasi yang ia tuju.

Beberapa fakta terkait hilangnya Arcelio:

  • Waktu Kejadian: Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.

  • Lokasi Terakhir: Warung dekat rumah di Lorong Semeru I, Seberang Ulu II, Palembang.

  • Ciri-ciri Pakaian: Terakhir kali terlihat mengenakan baju berwarna merah.

  • Bukti Fisik: Rekaman CCTV warung mengonfirmasi bahwa korban sempat berbelanja di lokasi tersebut.

Pencarian Mandiri dalam Kasus Bocah Hilang di Palembang Belum Berhasil

Rubi Sugara beserta kerabat dan tetangga tidak tinggal diam. Sejak Senin siang hingga malam hari, mereka menyisir berbagai kawasan di Kota Palembang untuk mencari keberadaan sang bocah.

Keluarga telah memperluas jangkauan pencarian hingga ke beberapa titik strategis, di antaranya:

  • Kawasan Plaju.

  • Wilayah Sentosa.

  • Area 10 Ulu.

Meskipun sudah berupaya maksimal, Rubi mengaku belum mendapatkan petunjuk signifikan. Tetangga sekitar pun mengaku tidak melihat arah perginya Arcelio setelah ia meninggalkan warung. Pemilik warung hanya memberikan keterangan bahwa korban memang berbelanja, namun tidak memperhatikan ke mana ia melangkah setelahnya.

Ayah Korban Resmi Melapor ke Polrestabes Palembang

Merasa pencarian mandiri menemui jalan buntu, Rubi Sugara mendatangi Mapolrestabes Palembang pada Selasa (3/3/2026). Ia secara resmi membuat laporan orang hilang di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) guna mendapatkan bantuan kepolisian.

“Saya berharap anak saya segera ditemukan. Kami meminta bantuan warga yang mungkin melihat atau menemukan Arcelio,” ujar Rubi penuh harap usai menyerahkan berkas laporan.

Kehilangan ini memukul perasaan keluarga, terutama karena usia Arcelio yang masih sangat balita dan rentan terhadap risiko di jalanan.

Tanggapan dan Imbauan Pihak Kepolisian

Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadhany, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Pihak kepolisian segera memproses laporan Rubi Sugara dan melakukan langkah-langkah penyelidikan awal untuk melacak jejak Muhammad Arcelio.

Pihak kepolisian mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat di Palembang dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan. Ipda Tamia meminta warga segera memberikan informasi sekecil apa pun jika melihat anak dengan ciri-ciri yang disebutkan.

“Laporannya sudah kami terima, saat ini masih dalam proses. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan korban untuk segera menghubungi pihak keluarga atau kantor polisi terdekat,” tegas Ipda Tamia.

Keberadaan Muhammad Arcelio hingga kini masih menjadi tanda tanya besar. Pihak keluarga sangat mengharapkan partisipasi aktif masyarakat melalui media sosial maupun informasi langsung untuk membantu memulangkan bocah berbaju merah tersebut ke pelukan orang tuanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *