Lensa 24

Tajam Merekam, Inspiratif Mengabarkan

Gelombang Serangan Kartel di Jalisco Meksiko: 25 Personel Garda Nasional Gugur

Pasca kematian El Mencho, kartel Meksiko melancarkan serangan di Jalisco

sman24kabtangerang.sch.id – Serangan Kartel Meksiko kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengonfirmasi eskalasi kekerasan brutal oleh kelompok kejahatan terorganisir di Negara Bagian Jalisco. Sekretaris Keamanan dan Perlindungan Sipil, Omar Garcia Harfuch, menyatakan bahwa serangan beruntun tersebut telah menewaskan 25 personel Garda Nasional.

Kekerasan ini meletus sebagai aksi balasan setelah aparat melakukan operasi penegakan hukum terhadap pimpinan tertinggi salah satu kartel besar. Saat ini, pemerintah memperketat pengawasan keamanan karena puluhan serangan menyasar langsung para petugas di lapangan.

Serangan Kartel Meksiko Usai Kematian El Mencho Memicu Teror

Gelombang kekerasan bermula saat Sekretariat Pertahanan Nasional melancarkan operasi penangkapan Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho” pada 22 Februari. Namun, pemimpin kartel tersebut akhirnya meninggal dunia karena luka-luka yang ia derita selama perjalanan menuju Kota Meksiko.

Kematian sang pimpinan memicu aksi balas dendam dari para pengikutnya. Akibatnya, kelompok kriminal ini melancarkan serangan serentak di berbagai wilayah dan menyasar aparat keamanan secara membabi buta. Harfuch mengecam serangan tersebut sebagai “tindakan pengecut” karena menargetkan petugas yang sedang menjaga ketertiban.

Rincian Korban di Wilayah Jalisco

Negara Bagian Jalisco menjadi pusat kekerasan paling berdarah dalam insiden ini. Pemerintah mencatat setidaknya enam serangan besar yang merenggut banyak nyawa dari pihak keamanan maupun warga sipil.

Berikut adalah rincian korban jiwa di Jalisco:

  • 25 Anggota Garda Nasional kehilangan nyawa dalam pertempuran.

  • Kelompok kartel menewaskan satu petugas pengawal dan satu personel Kejaksaan Negara Bagian.

  • Kontak senjata tersebut juga menewaskan seorang wanita sipil.

  • Di sisi lain, aparat berhasil menembak mati 30 anggota kelompok kejahatan terorganisir.

Hingga kini, total terdapat 27 serangan terhadap aparat keamanan yang terjadi sejak dimulainya operasi penangkapan El Mencho.

Serangan Kartel Meksiko Meluas ke Negara Bagian Michoacan

Kekerasan tidak berhenti di Jalisco saja, melainkan merembet hingga ke negara bagian tetangga, Michoacan. Di sana, pihak berwenang mengidentifikasi 13 aksi agresi tambahan yang dilakukan oleh kelompok kriminal.

Dampak pertempuran di Michoacan meliputi:

  • Aparat menembak mati tujuh penjahat dalam baku tembak.

  • Serangan tersebut menyebabkan 15 anggota penegak hukum menderita luka-luka.

Meskipun demikian, informasi mengenai kondisi medis terkini para petugas yang terluka belum tersedia secara mendetail dalam laporan pemerintah.

Taktik Blokade Jalan dan Kerusakan Infrastruktur

Kartel Meksiko juga menerapkan taktik teror dengan melumpuhkan akses transportasi. Mereka memasang 85 penghalang jalan pada jalan raya federal yang tersebar di sebelas negara bagian.

Beberapa wilayah yang terdampak blokade antara lain:

  • Baja California.

  • Michoacan dan Jalisco.

  • Sinaloa serta Veracruz.

Selain memblokade jalan, kelompok kriminal ini juga membakar kendaraan, merusak kantor perbankan, dan membakar stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di puluhan kota. Namun, Harfuch menegaskan bahwa petugas telah membersihkan sebagian besar jalan raya utama dari hambatan tersebut.

Respons Tegas Pemerintah dan Penangkapan Massal

Walaupun mendapatkan perlawanan sengit, pemerintah Meksiko tetap menjalankan operasi penindakan. Sebagai hasilnya, aparat keamanan berhasil menangkap 70 penjahat di tujuh negara bagian yang berbeda.

Pemerintah terus berupaya memulihkan stabilitas keamanan di wilayah terdampak. Sementara itu, identitas spesifik ke-25 personel Garda Nasional yang gugur masih dalam tahap merahasiakan demi privasi keluarga dan kelancaran proses penyelidikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *